Istilah Baru dari Kawan Baru

Permaculture. Woofing Community (WWOF) similar to couch serving. Begitu keterangan si bulek yg sedang menikmati pagi by doing nothing di pinggiran Sungai Chao Praya di Kota Bangkok. Dia sedang liburan, beneran liburan gak ngapa-ngapain. Menghabiskan uang yg memang diperuntukkan memanjakan diri. Diminta sama seorang kawannya untuk ngejagain bungalow di salah-satu pulau di kawasan wisata apaan gitu di Thai. Sekarang lagi berpikir, apakah mau ngelanjutin kerjaan itu atau cari kerjaan lain.

Sambil dengerin, sambil ngebayangin, siapa diantara temanku di kampung yg punya kelakuan kayak begitu. Bertanya juga pada diri sendiri, apakah punya keberanian untuk mengisi hidup seperti yg memang diinginkan kata hati. Atau akan menjadi tua menjadi buruh bekerja di satu kumpeni dan gak berani ngambil resiko lain. aihhhhh….

Sebegitu buruknya kah gaya pendidikan kita yg kemudian menciptakan generasi muda yg tidak berani membuat percobaan bahkan untuk hidupnya sendiri.

Konflik mereka lebih karena positioning dalam arti eksistensi dan uang. Ah gak inget juga kenapa ngomongin beginian. Tapi sarapan sambil diskusi ngalor-ngidul dengan orang yg baru dikenal beberapa menit yg lalu, asik juga. Diskusi Kamis pagi ini, mengantar pulang ke Btawi. Bisa yah begitu.

Ada juga ketemu tadi malam dinner bareng se-hostel sama orang Belanda yg sedang hunting poto di Myanmar (Burma). Kenapa milih pergi ke negri itu, tanyaku? Saya harus menaikkan diri dan nama saya ke tingkat internasional dengan cara mempublikasikan poto-poto dari negri itu. Negri Myanmar pernah dijajah Inggris. Jadi kalau saya produksi buku poto dari Burma, maka akan ada banyak orang Ingris yg akan membeli.

Kecut. Kenapa gak milih Indonesia? Padahal dia kan orang Belanda. Tidak masuk dalam pikiran ku. Gak laku jual banget kita ini yah. Setelah dijajah pun tak punya kelanjutan apapun. Secara manusia pasti ada, tapi gak ada yg melihara dan membawa ke tingkat yg lebih tinggi. Yasudah terima sajalah untuk saat ini. Sambil cari cara yg lebih elegan mengutarakan maksud hati.

Bisa dilihat di link ini hasil poto-potonya tuh bulek Belanda. http://jdebakker.com/. Gak punya facebook, katanya. Cukup lihat di link ini, dan inilah saya. ohhhhh baiklah.

 

kamana deui