Fasilitator PNPM dan Lembaga LSM

kapotaKalau saya ditanya, program pembangunan apa yg masuk ke desa? Maka jawaban cepat saya adalah Program PNPM dan gerakan-gerakan pendampingan yg dilakukan rekan-rekan LSM. Mungkin bukan jawaban yg paling akurat. Tapi siapa juga yg mau ngukur keakuratannya. Saya hanya berpendapat berdasarkan yg pernah saya lihat. Ini potongan cerita dari Desa Kapota (21/06/12), Kecamatan Wangsel (Wangi-wangi Selatan), Kabupaten Wakatobi.

Desa Kapota terletak di Pulau Kapota, sebelah selatan Pulau Wangi-wangi. Kertas bertebaran ketika kami datang bertamu. Laptop dan printer putih bertuliskan PNPM terlihat di atas tikar. Sedang sibuk mempersiapkan suatu usulan program kerja, kata sang ketua kelompok.

PNPM

Kami menjadi sibuk dengan berbagai kegiatan setelah Program PNPM masuk desa. Ada jadwal ketat yg harus kami ikuti agar pencairan dana tahap berikutnya ‘turun’. Tambahan informasi dari Pak Ketua.

  • Berapa besar aktivitas yg sedang terjadi di Desa Kapota? Berapa besar nilai intervensi yg terjadi? Nilai-nilai kehidupan apa saja yg diintervensi?
  • Apa isu strategis yg dipahami oleh berbagai lembaga (formal dan informal) di desa ini?
  • Apa hasil dan pembelajaran (baik positif maupun bright spot) dari kegiatan-kegiatan ini?

Saya tidak punya jawabannya. Hanya beberapa pertanyaan yg timbul setelah melihat Desa Kapota dan kesibukan beberapa warganya.