Penghormatan terhadap Laksamana Cheng Ho jelas terlihat. Siapa Cheng Ho dan kenapa laksamana muslim ini ditempel perjalanannya di Museum Hakka TMII? Zaman masih kuliah pernah.

Belanda mengirim orang Tionghoa dari Jakarta ke Belitong untuk dipekerjakan menjadi buruh timah di sana karena mereka memiliki fisik dan daya tahan yg kuat dibanding.

Entah kenapa Bali yg kupilih pertama untuk mengulas soal Akulturasi Tionghoa di Nusantara. Mungkin karena semua orang tahu Bali. Juga bentuk akulturasinya nyata banget terlihat..

Slogan yg mencolok menarik perhatian dan ditempel dimana-mana, bilboard besar di pinggir jalan, spanduk di tempat-tempat rekreasi (29 Maret 2015). Apa artinya? Kupikir slogan tuh.

Dalam satu kesempatan perjalanan ke Jawa Timur (18/4/15), kami melewati daerah Magetan. Perut lapar, mampirlah kami ke warung-warung yg berjajar pinggir jalan. Kebetulan di peta.